Awas penipuan, Dengan teror psikolog

Kerasnya hidup sekarang, membuat manusia berbuat berpikir mendaptkan uang tanpa pertimbangan benar dan salah lagi.

Salah satunya dengan menggunakan cara penipuan, teror psikolog. Contoh kasus yang saya alami:

Begini ceritanya:
1. Ada SMS dari tim saya (Gaul Fresh). Ia meneruskan pesan dari nmr Fajar (bukan nama Asli) langsung yang biasa dipegang:

“SELAMAT MALAM BAPAK/IBU. Kami dari kapolsek sleman mengabarkan kalo pemilik ponsel ini, tadi pada pukul 20.46 diarea perempatan Monjali mengalami kecelakaan lalulintas.
Tadi kami memeriksa ponsel terdapat bahwa terakhir korban berinteraksi dengan Anda. Mungkin bisa minta tolong untuk menghubungkan keluarga terdekat! Kami juga menemukan KTP
atas nama Fa********”
Diterima : 21.23 januari, 6 Jnuari

2. Menerima SMS, saya langsung telpon timdan memastikan SMS tersebut

3. Setelah itu, saya langsung bergerak cepat dgn telpon nomor XL mas Fajar (yg biasa digunakan selama ini).

3. Ada yang mengangkatnya. Lalu mengajukan pertanyaan pada saya “ni dengan siapa?”

4. Saya jawab “ini La Ode, temannya”

5. Selanjutnya saya berikan pertanyaan balik:

a. Ni atas nama siapa?
—(Dia tidak jawab) pura-pura sibuk #Curiga
b. Saya tanya bagaimana kabar terakhirnya
—Dia menjawab “Fajar belum sadar, sekarang lagi butuh darah banyak dan scepatnya”
c. Posisinya dimana?
—Di Rs. Sardjito
d. Kamu sebagai apa disitu?
–Maaf mas, kita lagi sibuk ni lagi antri. Tunggu dulu yah. Tiba-tiba telpon matikan

6. Saya langsung menelpon teman2 yg terdekat dg RS Sardjito di Jogja untuk memastikan keadaanya dan supaya dibantu. (Tidak bisa bergerak langsung krn saya lagi Roadshow di Bogor) Alhamdulillah beberapa teman saya langsung ke lokasi

7. Beberapa saat kemudian ada SMS dari tim saya lagi ‘.
“Fajar dibawa di Solo?”

8. Nah saya mulai dapat tanda2 keanehan. Bayangin mana mungkin keadannya sedang parah dibawa ke Solo?

9. Akhirnya saya telpon kembali nomor Fajar dinomor yang biasa saya gunakan menghubungi saya.

10. Penerimanya masih sama dan mengatakan lagi pada saya
“Ni siapa?”. Saya jawab “ni La Ode
Lalu saya memberikan pertanyaan lagi
* Kenapa teman saya dibawa ke Solo?
Jawab: Diminta sama sudaranya mas
* Kenapa keadaannya parah koq bisa bawa ke Solo?
Jawab : Ini dipaksa dari keluarganya
*Siapa nama keluarganya? Tidak menjawab (berusaha mengalihkan perhatian dengan seolah-olah sibuk)
*Kenapa kamu percaya dengan orang yang mengaku sebagai adiknya?
Jawab: (Dia semakin aneh, dan pura–pura kehilangan jaringan. Padahal saya dengar jelas komunikasnya cuma akting
(Dia pura-pura mematikan HPnya)

11. Masih belum cukup, karena saya masih khawatir saya menelpon RS Sardjto

12. Saya juga menelpon Polsek Sleman

13. Kembali menenangkan pikiran, mulai menduga bahwa ini adalah tipuan yang memanfaatkan kepanikan saya

14. Beberapa saat kemudian ada nmr baru masuk telpon ke saya

15. Siap dia? Dia adalah mas Fajar dengan suara semangatnya bertanya “Mas kapan balik ke Jogja?”

16. Loh…? Ternyata dia baik-baik saja. “saya besok terbang dari Jakarta ke JOgja” dan Saya kembali tanya “Mas baik-baik saja kan?”

17. Eh benar. Ia baik-baik saja. “Alhamdulillah”

18. Ternyata Hp mas fauzan jatuh saat perjalanan dari Kantor Gaul Fresh ke Sleman. HPnya jatuh pada tangan orang yg tidak beres 🙂

PERHATIAN:

Penipuan kayak gini akan berusaha menyentuh psikolog orang terdekat korban dengan memanfaatkan kepanikan.
Diawal ia meminta dihubungkan dengan keluarganya.

Kasus kayak gini sudah sangat banyak. Biasanya penipu memanfaatkaan kepanikan keluarga lalu akan meminta sejumlah uang agar bisa transfer. Alasannya untuk biaya-biaya tertentu dengan cepat.
Jika seperti ini saran saya:

1. Berusaha tenang tapi tetap bergerak untuk memastikan kondisi kerabat Anda

2. Silakan pastikan pada Rumah Sakit (RS) setempat benar nggak ada korban dengan identitas yg bersangkutan. Lebih baik langsung telpon saja RSnya

3. Jika tidak tau No RS, tanya mba Google

4. Silakan pastikan pada POLSEK setempat juga

5. Jika ada teman yg terdekat dg RS, pastikan meminta bantuan ke teman untuk cek langsung

6. Tetap waspada jangan mudah transfer uang sebelum memastikan pada poin 2,3 dan 4 atau poin 5
Terimakasih

Ksatria Pena, La Ode Munafar