Ditinggal Pacar, Wanita Ini Gantung Diri

Pacaran

Bunuh Diri

Ini bukan cerita sinetron, bukan pula cerita fiksi, tapi ini adalah cerita nyata.

Cerita nyata yang sudah sering terjadi di zaman sekarang.

Ia adalah Sinar, berasal dari Daerah Andoweng, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Ia bunuh diri dan meninggal pada Rabu tgl 11 februari 2015

Kenapa meninggal?

Curhat sahabat Sinar beberapa jam lalu. Walau umurnya masih sangat dini, ia memberikan kehormatannya kepada lelaki yang sudah lama berpacaran dengannya.

Sinar merelakan keperawanannya untuk sang pacar dengan alasan bertanggung jawab jika hal buruk (hamil) terjadi.

Lalu apa yang terjadi?

Saat Sinar hamil dan meminta pertanggung jawaban dari sang pacar, ternyata sang pacar menolak untuk menikahinya.

Tiap hari dan tiap waktu Sinar meminta pertanggung jawaban, namun sang pacar menolak permintaan Sinar dengan berbagai alasan.

Akhirnya Sinar putus asa melihat perutnya semakin membesar namun sang pacar sudah tidak jelas keberadaannya.
Jalan akhir Sinar mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri agar beban fikirannya hilang.

Sebelumnya Sinar pernah mengancam pacarnya untuk nekat bunuh diri namun sang pacar mengacuhkannya dan menganggap sinar cuman bercanda..

Astaghfirulllah….!!!

Sudah berulang kali saya katakan dalam berbagai buku saya tentang cinta adek-adek.
Kini kembali terbukti, cinta yang tidak terkontrol bisa membuat kamu patah hati, patah tulang hingga patah leher (bunuh diri)

Cinta yang tidak disertai dengan iman, membuat kamu bisa berbuat tanpa berpikir panjang dan melupakan kehidupan yang lebih panjang (akhirat)

Itulah pacaran adek-adek, membuat manusia tidak mampu lagi menyeimbangkan antara logika dan perasaan. Perlu juga kamu ketahui bahwa menikah pada saat hamil itu hukumnya tidak sah. Jadi bahaya banget khan !

Cukuplah korban-korban yang berjatuhan menjadi pelajaran bagi kamu untuk menjauh dari pacaran. Jangan lagi menambah korban berjatuhan dengan membiarkan dirimu terjerumus dalam pacaran.
#SayNoToPacaran

La Ode Munafar