Jumlah Bukan Pengukur Kemenangan

Majunya negara bukan karena 1.000 penonton konser yg asyik bergoyang
Tapi cukup 10 pemuda yang mau berpikir revolusioner
Sebab 10 pemuda bervisi mampu menggerakan 1.000 penonton konser

Bukan pula karena jutaan penonton sepak bola yg berdasarkan momen
Cukup 10 pemuda yg benar-benar istiqomah dalam perjuangan hakiki
Sebab 10 pemuda istiqomah akan mewarnai masyarakat

Bukan juga karena jutaan yang berbondong-bondong menuju TPS yang diadakan 5 tahun sekali
Tapi cukup 10 pemuda yang menjadikan hari-harinya untuk berdakwah
Sebab 10 pemuda yg berdakwah mampu menceramahi jutaan rakyat Indonesia

Untuk itu wahai 10 pemuda yang masih berpegang pada syariah Islam
Tak perlu semangat juangmu turun saat penonton pertunjukan sangat banyak
Tak perlu berkecil hati jika hari ini banyak yg datang berpesta demokrasi
Sebab kegiatan itu hanya bersifat emosional akan hilang saat momen itu juga hilang

Kita sudah punya bukti kemenangan Islam yang tidak berdasarkan jumlah
Coba baca kembali sejarah
Bukankah dalam perang Badar Allah telah memberikan kemenangan kaum muslimin
Walau jumlah qurays 10 kali lipat dari jumlah kaum Muslim

Bukankah dalam perang Ahzab Allah melindungi kaum muslim
Walau 10.000 pasukan kafir qurays menyerang kaum Muslim di Madinah

Bukankah Allah juga menjanjikan kemenangan pada orang-orang yang beriman
Bukan pada populasi banyak
Firman_Nya:
“Sesungguhnya Allah Swt membela orang-orang yang telah beriman. (QS. Al-Hajj:38)

La Ode Munafar