PEMUDA LANGKA INDONESIA

Begitu langka pemuda Indonesia yang mau membela Islam
Layaknya 7 Pemuda Anshar yang rela mati-matian membela Rasul saat perang Uhud
Yang banyak pemuda2 bersenang hati mendukung klub sepak bola favorit

Begitu langkanya pemuda yang mau meramaikan masjid
Layaknya Bilal Bin Raba yang selalu adzan saat waktu shalat tiba
Tapi begitu banyak pemuda yang meramaikan konser saat ada artis lagi manggung

Begitu langka pemuda yang mau merasakan penderitaan kaum muslim di negara-negara Palestina, Suriah, dll
Layaknya Abu Bakar dengan Ikhlas menahan rasa sakit digigit kalajengking demi tidak mengangggu Rasul yang sedang istirahat
Tapi begitu banyak pemuda yang tergila-gila dengan model korea, jepang demi kepuasan hawa nafsu

Begitu langka pemuda yang bersemangat menyebarkan Islam
Layaknya Mushab Bin Umair yang menyebarkan Islam di Madinah hinggga Khilafah tegak
Tapi begitu banyaknya pemuda-pemuda yang hanya menebar pesona pada lawan jenisnya

Begitu langka pemuda Indonesia yang mau berpikir untuk mencari solusi permasalahan di Indonesia.
Layaknya generasi muhammad Al Fatih yang berpikir bagaimana mencari solusi penaklukan Roma
Tapi banyak pemuda-pemuda bingung mencari solusi atas diri mereka, akibat galau masalah pribadi

Begitu langka pemuda Indonesia yang mau dijadikan teman berjuang untuk Islam
Layaknya Imam Ali, dengan seneng hati menemani Rasululah berperang
Tapi banyak pemuda-pemuda berjuang supaya cepat lulus kuliah, dapat kerja dan terima gaji saja

Begitu langka pemuda-pemuda Indonesia yang mau menjadikan Islam sebagai pandangan hidup
Layaknya Umar Bin Khatab yang tegas dalam memegang Ideologi Islam
Tapi begitu banyak pemuda yang mau memandang Islam saat bencana menimpa mereka

Bagitu langka pemuda-pemuda yang mau mengkritik dan berkomentar kezhaliman pemerintah
Layaknya Imam Abu Hanifa yang mengkritik kezhaliman Dinasti Umayah
Tapi begitu banyak pemuda yang lomba-lomba mengomentari status-satus FB yang tidak berguna

La Ode Munafar